Welcome to my blog, Be nice and Have Fun

Terimah kasih atas kunjungan anda ke blog saya! semoga artikel" di blog saya bermanfaat untuk anda !

Anda ingin menjadi MEMBER MADRIDISTA Indonesia ?

kunjungi http://www.xpress-hery.blogspot.com/p/blog-page_465.html

Indonesia Jadi Pasar Narkoba Jenis Baru 'Yaba'

http://xpress-hery.blogspot.com/2013/11/indonesia-jadi-pasar-narkoba-jenis-baru.html

Tips Mendapatkan DOLLAR di Internet

http://xpress-hery.blogspot.com

Tips Untuk Menang TOGEL 100%

http://xpress-hery.blogspot.com

Tampilkan postingan dengan label NAPZAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NAPZAH. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Desember 2013

Rangkuman Tentang Napzah


�� NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) zat-zat kimiawi yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia, baik secara oral (melalui mulut), dihirup (melalui hidung). Kata lain yang sering dipakai adalah Narkoba (Narkotika, Psikotropika dan Bahanbahan berbahaya lainnya).
�� Ada banyak istilah yang dipakai untuk menunjukkan penyalahgunaan zat-zat berbahaya. Dalam buku ini selanjutnya akan digunakan istilah NAPZA dengan catatan tidak semua jenis NAPZA tersebut akan dibahas secara khusus dan terperinci, misalnya alkohol dan tembakau.
�� Penggunaan NAPZA yang terus menerus akan mengakibatkan ketergantungan secara fisik dan atau psikologis serta kerusakan pada sistem syaraf dan organ-organ tubuh. NAPZA terdiri atas bahan-bahan yang bersifat alamiah (natural) maupun yang sintetik (buatan). Bahan alamiah berasal dari tumbuh-tumbuhan/tanaman, sedangkan yang buatan berasal dari bahan-bahan kimiawi.
a. Pengertian umum
�� Narkotika adalah zat yang terbuat dari bahan alamiah maupun buatan (sintetik) yaitu candu/kokain atau turunannya dan padanannya yang mempunyai efek psikoaktif.
�� Narkotika digunakan untuk keperluan medis, namun banyak yang menyalahgunakan untuk memperoleh efek psikoaktif yang dihasilkannya.
b. Pengertian menurut Undang-Undang
�� Menurut Undang-undang RI No. 22 tahun 1997 tentang Narkotika, bahwa narkotika dalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
�� Narkotika dibedakan dalam 3 golongan sebagai berikut:
Narkotika golongan I:
  • Hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi.
  • Mempunyai potensi sangat tinggi untuk mengakibatkan ketergantungan.
  • Contoh: heroin, kokain dan ganja.
Narkotika golongan II:
  • Digunakan untuk terapi dan/atau untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan.
  • Mempunyai potensi tinggi untuk mengakibatkan ketergantungan.
  • Contoh: morfin, petidin, turunan/garam dalam golongan tersebut.
Narkotika golongan III:
  • Digunakan untuk pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi dan/atau tujuan pengembangan ilmu pengetahuan
  • Mempunyai potensi ringan untuk mengakibatkan ketergantungan
  • Contoh: kodein, garam-garam narkotika dalam golongan tersebut.
 
  • Alkohol adalah zat aktif dalam berbagai minuman keras, mengandung etanol yang berfungsi menekan syaraf pusat
a. Pengertian umum
  • Adalah zat (biasanya dalam bentuk tablet) yang mempengaruhi kesadaran karena
  • sasaran obat tersebut adalah pusat-pusat tertentu di dalam sistem syaraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang).
  • Menurut UU No.5 tahun 1997 tentang Psikotropika, bahwa psikotropik meliputi: Extacy, shabu-shabu, LSD, obat penenang/tidur, obat anti depresi dan anti psikosis.
  • Psikoaktiva adalah semua zat yang mempunyai komposisi kimiawi dan berpengaruh pada otak hingga dapat menimbulkan perubahan perilaku, perasaan, pikiran, persepsi, kesadaran.
b. Pengertian menurut uu
  • Menurut Undang-undang RI No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika, bahwa psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.
  • Psikotropika dibedakan dalam 4 golongan sebagai berikut :
Psikotropika golongan I:
  • Hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi.
  • Mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan sindrom ketergantungan.
  • Contoh: MDMA, extacy, LSD, dan ST.
Psikotropika golongan II:
  • Berkhasiat untuk pengobatan, karenanya sering digunakan dalam terapi dan atau untuk tujuan ilmu pengetahuan.
  • Mempunyai potensi kuat untuk mengakibatkan sindrom ketergantungan.
  • Contoh: amfetamin, fensiklidin, sekobarbital, metakualon, metilfenidat (ritalin).
Psikotropika golongan III :
  • Berkhasiat untuk pengobatan, sehingga banyak digunakan dalam terapi dan atau untuk tujuan ilmu pengetahuan.
  • Mempunyai potensi sedang untuk mengakibatkan sindrom ketergantungan.
  • Contoh: fenobarbital, flunitrazepam.
Psikotropika golongan IV :
  • Berkhasiat untuk pengobatan serta sangat luas digunakan dalam terapi dan atau untuk tujuan ilmu pengetahuan.
  • Mempunyai potensi ringan untuk mengakibatkan sindrom ketergantungan.
  • Contoh: diazepam, klobazam, bromazepam, klonazepam, khlordiazepoxide, nitrazepam (BK,DUM, MG).


  • ZAT ADIKTIF lainnya yaitu zat-zat yang mengakibatkan ketergantungan.
  • Contohnya zat-zat solvent, termasuk inhalansia (aseton, thinner cat, lem).
  • Zat-zat ini sangat berbahaya karena bisa mematikan sel-sel otak.
  • Nikotin (tembakau) dan kafein (kopi) juga termasuk zat adiktif.
B. Kategori NAPZA
1. Berdasarkan Bahan
·         Natural
Diambil dari tanaman, seperti: ganja, candu, kokaina, jamur, kaktus, tembakau, kopi, pinang, dan sirih
·         Sintetis
Dibuat dari bahan kimia farmasi atau dicampur dengan bahan alamiah, seperti: amphetamin, kodein, dan lem.
2. Berdasarkan Efek Kerja
·         Merangsang Sistem Syaraf Pusat
Yaitu jenis NAPZA yang mampu memacu kerja jantung, memompa paru-paru dengan lebih giat dan mengaktifkan berbagai hormone transmitter di dalam otak sehingga menyebabkan rasa segar dan bersemangat.
·         Menekan Sistem Syaraf Pusat
Yaitu jenis NAPZA yang mampu memperlambat jantung dan denyut nadi, memperlambat kerja paru-paru dan mengurangi transmitter pada otak sehingga menyebabkan rasa mengantuk atau rasa tenang
·         Mengacaukan Sistem Syaraf Pusat (Halusinasi)
Yaitu jenis NAPZA yang mampu mempengaruhi kerja susunan saraf pusat, otak dan tulang belakang, sehingga mampu menyebabkan halusinasi, melihat dan merasakan realitas palsu.
3. Berdasarkan Cara Penggunaan
  • Dimasukan dalam mulut/diminum (Oral)
  • Disuntikan ke dalam tubuh (Injeksi)
  • Diletakan di dalam luka (biasanya luka sayatan yang sengaja dibuat)
  • Dihisap (sniffed)/dihirup (inhaled)
  • Dimasukan melalui anus (Insersi anal)
4. Berdasarkan Bentuk
  • Cairan
  • Pasta
  • Pil/kapsul
  • Kristal/blok
  • Bubuk
  • Gas
  • Lapisan kertas (impregnated paper)
Mengenal Beberapa Jenis Napza:
1. Ganja / Mariyuana
Ganja atau Cannabis sativa, adalah tanaman sejenis rumput yang antara lain mengandung zat kimia 9 tetrahidrocannabinol (delta - 9 - THC) atau lebih sering dikenal sebagai THC yaitu zat psikoaktif yang mempengaruhi perasaan dan penglihatan serta pendengaran. Saat pertama kali orang mengisap ganja, reaksi juga akan berbeda-beda tergantung kekuatan THC serta dosis yang dipakai. Ada yang tidak merasakan reaksi apa-apa, tetapi ada pula yang mendapatkan perasaan aneh atau takut. Ganja menimbulkan ketergantungan mental yang diikuti oleh kecanduan fisik dalam jangka waktu yang lama. Bila seseorang terus-menerus mengisap ganja, maka lama-kelamaan timbul kerusakan seperti bronchitis, sinusitis, emphysema, dan pharingitis. Efek-efek yang ditimbulkan adalah antara lain hilangnya konsentrasi, peningkatan denyut jantung, kehilangan keseimbangan dan koordinasi tubuh, rasa gelisah dan panik, depresi, kebingungan atau halusinasi . Gejala psikologis: hilang semangat, menurunnya prestasi sekolah dan prestasi olahraga, cepat berubahnya suasana hati, sulit berkonsentrasi, hilang ingatan jangka pendek. Ganja atau cannabis juga dikenal dengan istilah : Marijuana, gele, cimeng, hash, kangkung, oyen, ikat, bang, labang, rumput atau grass, dan lain-lain.
2. Heroin / Putaw
Heroin diambil dari morfin melalui suatu proses kimiawi. Heroin tidak dipakai di dunia kedokteran karena menimbulkan efek ketergantungan yang sangat berat, dan kekuatannya jauh lebih besar daripada morfin. Jumlah yang sedikit saja sudah menimbulkan efek. Heroin biasa berbentuk bubuk berwarna agak kecoklatan. Turunan heroin yang sekarang banyak dipakai adalah Putaw yang mengakibatkan ketergantungan sangat berat bagi pemakainya. Heroin biasanya digunakan dengan cara menyuntik melalui pembuluh darah (berbeda dengan morfin) karena efeknya jauh lebih cepat terasa dan lebih lama tertahan. Ada pula yang menggunakannya dengan cara menghirup lewat hidung. Seperti morfin, heroin dapat mengurangi rasa sakit, mengurangi kecemasan , menenangkan dan memberikan rasa aman. Seperti opiat lainnya, heroin menimbulkan toleransi, ketergantungan fisik dan ketergantungan psikologis. Heroin / Putauw adalah obat yang sangat keras dengan zat adiktif yang tinggi berbentuk serbuk, tepung, atau cairan. Heroin “menjerat” pemakainya dengan cepat, baik secara fisik maupun mental, sehingga usaha mengurangi pemakaiannya menimbulkan rasa sakit dan kejang-kejang luar biasa Gejala-gejala yang muncul dalam usaha berhenti memakai heroin berupa rasa sakit disertai kejang-kejang, kram di perut disertai rasa seperti akan pingsan, menggigil dan muntahmuntah, keluar ingus, mata berair, tidak ada nafsu makan, dan kehilangan cairan tubuh Salah satu jenis heroin yang popular adalah “putauw” yaitu heroin dengan kadar lebih rendah (heroin kelas lima atau enam) yang berwarna putih. Jenis heroin ini dikenal dengan berbagai nama : putauw, putih, bedak, PT, white, etep, dan lain-lain
3. Kokain / Crack
Kokain adalah zat perangsang berupa bubuk kristal putih yang disuling dari daun coca (Erythroxylon coca) yang tumbuh di pegunungan Amerika Tengah dan Selatan. Seperti juga amphetamin, kokaina merupakan stimulan/merangsang sistem saraf pusat sehingga pengguna merasa enak dan bergelora.
Karena efek yang timbul relatif singkat, dan setelah perasaan bergelora hilang, orang akan menggunakannya lagi untuk menghilangkan rasa tidak enak. Penggunaan secara kronis dapat menimbulkan gangguan pencernaan, mual, hilangnya nafsu makan, berkurangnya berat badan, sulit tidur, dan waham atau halusinasi ringan. Bila kokain disedot lewat hidung, juga timbul kerusakan pada tulang hidung. Kokain adalah obat yang sangat berbahaya dan menimbulkan ketergantungan psikologis yang besar.
4. MDMA / Ecstasy
MDMA (Methylene Dioxy Meth Amphetamine) yang terkenal dengan sebutan Ecstasy sangat popular di kalangan anak muda. Sayangnya, mitos sudah berkembang bahwa obat ini aman, padahal tidaklah demikian kenyataannya. Penelitian di Amerika menemukan bahwa obat ini sangat berbahaya karena merusak sistem kerja otak dan jantung. MDMA, adalah zat turunan amphetamine yang memiliki sifat merangsang SSP (stimulant) maupun mengupah persepsi (hallucinogen). Obat ini berbentuk tablet dan digunakan melalui cara ditelan. Berbagai tablet yang disebut Ecstasy seringkali tidak hanya mengandung zat MDMA, tetapi campuran dari berbagai zat lain seperti methamphetamine, caffeine, dextromethorphan, ephedrine, and cocaine. Dampak penyalahgunaan MDMA sangat berat. MDMA bekerja di otak. Serupa dengan amphetamines lainnya, MDMA meningkatkan aktifitas di otak yang justru menghambat fungsi—fungsi otak yang seharusnya. Penelitian membuktikan bahwa MDMA juga berdampak sangat buruk terhadap system kerja jantung (cardiovascular sistim) dan kemampuan tubuh untuk mengatur suhu. Karena penggunaan MDMA seringkali dihubungkan dengan kegiatan fisik yang tinggi dan lama (dansa misalnya), maka dampaknya paling besar terhadap system kerja jantung. Akibat jangka panjang penyalahgunaan MDMA adalah kerusakan otak, gangguan jiwa (psychiatric) seperti : gelisah, paranoid, tidak bisa tidur, dan gangguan daya ingat.
5. Methamphetamin / Shabu-Shabu
Methamphetamine adalah stimulan yang sangat kuat mempengaruhi sistem syaraf pusat. Obat ini dikelompokkan sebagai psycho-stimulan seperti amphetamin dan kokain yang sering disalahgunakan. Obat ini dibuat dari berbagai zat sint etis dalam bentuk serbuk putih, bening dan tak berbau yang dihirup dan disuntikan. Karena bentuknya yang bening maka ia disebut Ice atau kristal. Methamphetamin merupakan turunan amphetamin dan karenanya dalam hal kandungan zat dan efek terhadap pengguna hampir sama yaitu menyebabkan aktivitas tinggi dan mengurangi nafsu makan.
Penyalahgunaannya dilakukan karena obat ini merangsang kegairahan dan kegembiraan
(euphoria). Penyalahgunaan methamphetamin dapat mengakibatkan ketergantungan yang selanjutnya menyebabkan berbagai gangguan pada jantung, stroke, tingginya suhu badan, dan juga kematian pada kasus over-dosis.
Shabu-shabu (salah satu jenis Methamphetamine) berbentuk kristal, tidak berbau dan tidak berwarna. Karena itu diberi nama “Ïce”. Ice adalah julukan untuk methamphetamine. Ice memiliki efek yang sangat kuat pada jaringan syaraf. Pengguna ice akan menjadi tergantung secara mental pada obat ini. Pemakaian yang lama dapat menyebabkan peradangan pada otot hati, bahkan kematian.
Efek yang ditimbulkan pada pengguna Ice : penurunan berat badan, impotensi, sawan yang parah, halusinasi, kerusakan hati dan ginjal, kerusakan jantung, stroke, bahkan kematian. Ice dikenal dengan istilah : shabu-shabu, kristal, ubas, ss. Mecin, dan lain-lain.
6. Amphetamin
Amphetamin, adalah zat sintetik yang menyerupai kokain, berbentuk pil, kapsul atau tepung. Amphetamin adalah zat perangsang yang digunakan untuk mengubah suasana hati, meningkatkan semangat, mengurangi kelelahan dan rasa ngantuk, meningkatkan rasa percaya diri, dan mengurangi berat badan. Tetapi karena dosis pemakaian akan terus bertambah, maka obat ini tidak dipakai lagi dalam program diet.
Bagi orang yang menyalahgunakan obat ini, efeknya adalah memperoleh energi serta semangat tinggi serta pada saat sedang intoksikasi. Jenis-jenis amphetamin antara lain:
Dexedrine, Laroxyl, Reactivan. Amphetamin meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan pernafasan, serta mengurangi nafsu makan. Si pemakai dapat berkeringat, mulutnya kering, mengantuk, dan cemas. Dosis tinggi menyebabkan seseorang merinding, pucat, gemetar, kehilangan koordinasi, dan pingsan. Suntikan amphetamin dapat menyebabkan naiknya tekanan darah secara mendadak sehingga mengakibatkan stroke, demam tinggi, atau jantung lemah. Banyak orang merasa tergantung kepada amphetamin secara psikologis, sedangkan ketergantungan fisik tidak terlampau hebat.
7. LSD
LSD (Lysergie Diethylamide Acid) yaitu obat yang sifatnya tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. LSD dijual dalam bentuk pil, kapsul, atau cairan, dan digunakan dengan cara dimakan/diminum maupun disuntikkan. Gejala intoksikasi yang timbul antara lain: perubahan panca indera, pupil melebar, denyut jantung cepat, berkeringat, berdebar, pandangan kabur, gemetar, gangguan koordinasi motorik, kecemasan, serta gangguan daya penilaian realita. LSD seperti juga halusinogen lainnya tidak menimbulkan ketergantungan fisik, tetapi psikologis.
8. Sedativa
Sedativa atau sedatif-hipnotik merupakan zat yang dapat mengurangi fungsi sistem syaraf pusat. Sedativa dapat menimbulkan rasa santai dan menyebabkan ngantuk (sering disebut obat tidur). Biasanya sedativa digunakan untuk mengurangi stress atau sulit tidur. Karena toleransi dan ketergantungan fisik, maka gejala putus obat bias jauh lebih hebat daripada putus obat dengan opiat. Zatzat ini juga mudah membuat ketergantungan psikologis. Secara farmokologi sedativa dapat dibedakan antara barbiturat dan bukan barbiturat. Barbiturat adalah jenis obat sintetik yang digunakan untuk membuat orang tidur, mengurangi rasa cemas, dan mengontrol kekejangan, mengurangi tekanan darah tinggi. Beberapa jenis barbiturate yang sering disalahgunakan adalah: Dumolid, Rohypnol, Magadon, Sedatin, Veronal, Luminal. Nonnarbiturat, contohnya Methaqualone yang berbentuk pil putih (misalnya Mandrax/MX). Sedativa bias mengakibatkan koma bahkan kematian bila dipakai melebihi takaran.
ik, y� e) e �?� � an pesan ke dalam sistem guna meemeriksa kesalahpahaman. Umpan balik ini merupakan pengecekan mengenai berapa suksesnya kita dalam mentransfer pesan kita seperti yang dimaksudkan semula.
      Penghalang Komunikasi Efektif
1.     Penyaringan
Penyaringan adalah manipulasi informasi yang dilakukan seorang pengirim dengan maksud agar informasi itu akan tampak lebih menguntungkan di mata penerima. Penentu utama dari penyaringan adalah banyaknya tingkat dalam suatu struktur organisasi.
2.     Persepsi Selektif
Persepsi selektifr muncul karena penerima dalam proses komunikasi secara selektif melihat dan mendengar berdasarkan kebutuhan, motivasi, pengalaman, latar belakang, dan karakteristik pribadi mereka yang lain.
3.     Emosi
Bagaimana perasaan si penerima ketika menerima suatu pesan komunikasi akan mempengaruhi bagaimana ia menafsirkan pesan itu. Pesan yang sama yang diterima saat kita marah atau bingung kemungkinan besar akan ditafsirkan secara lain dibanding bila kita dalam suasana netral.
4.     Bahasa
Kata–kata tidak sama artinya pada orang yang berlainan. Bahasa yang digunakan seseorang dipengaruhi oleh tiga variabel, yaitu: usia, pendidikan, dan latar belakang budaya.
      Komunikasi Di Dalam Organisasi
Desain organisasi harus memungkinkan terjadinya komunikasi ke empat yang berbeda: ke bawah, ke atas, horizontal dan diagonal. Karena keempat arah komunikasi ini merupakan kerangka komunikasi dalam tubuh organisasi, marilah kita kaji secara singkat satu demi satu. Hal ini akan memungkinkan kita untuk memahami lebih baik berbagai hambatan komunikasi yang efektif dalam organisasi, serta cara untumk mengatasi hambatan tersebut.
Komunikasi ke Bawah (Downward Communication)
Komunikasi ke bawah mengalir dari individu di tingkat atas hirarki kepada orang – orang di tingkat bawah. Bentuk komunikasi ke bawah yang paling umum adalah instruksi kerja, memo resmi, pernyataan kebijaksanaan, prosedur, buku pedoman, dan publikasi perusahaan. Di dalam kebanyakan organisasi, komunikasi ke bawah, sering tidak lengkap dan tidak akurat. Hal ini terbukti dari seringnya terdengar pernyataan di kalangan anggota organisasi bahwa `kita sama sekali mengetahui apa yang terjadi`. Keluhan tesebut menunjukkan tidak cukupnya komunikasi ke bawah dan perlunya pegawai mendapatkan informasi yang sesuai dengan pekerjaan dapat menimbulkan tekanan batin yang tidak perlu di antara anggota organisasi.
Komunikasi ke Atas (Upward Communication)
Organisasi yang efektif memerlukan komunikasi ke atas sama banyak dengan komunikasi ke bawah yang diperlukannya. Komunikasi ke atas yang berhasil sering digunakan untuk mengambil keputusan yang sehat. Beberapa arus komunikasi ke atas yang paling umum adalah: kotak saran, pertemuan kelompok, dan prosedur naik banding atau pengaduan.
Komunikasi Horizontal
Komunikasi horizontalmisalnya komunikasi antara departemen produksi dengan departemen penjaual dalam organisasi bisnis da di antara jurusan atau fakultas dalam sebuah universitas – diperlukan untuk mengkoordinasikan dan mengintegrasikan berbagai fungsi organisasi.
Komunikasi Diagonal
Komunikasi diagonal bersilang melintasi fungsi dan tingkatan dalam organisasi, serta penting dalam situasi dimana anggota tidak dapat berkomunikasi lewat satu saluran ke atas, ke bawah, ataupun horizontal.

      Komunikasi Antar Pribadi

Komunikasi mengalir dar4I orang ke orang secara langsung atau dalam suasana kelompok. Arus semacam itu disebut komunikasi antar pribadi dan dapat bervariasi dari perintah langsung sampai dengan percakapan sepintas lalu. Perilaku antarpribadi tidak akan ada tanpa komunikasi antarpribadi. Komunikasi antarpribadi menghubungkan antar orang – orang.
Masalah yang timbul ketika manajer berusaha untuk berkomunikasi dengan orang lain dapat disebabkan oleh perbedaan persepsi dabn perbedaan gaya antarpribadi. Setiap manajer memandang dunia sesuai dengan latar belakang, pengalaman, kepribadian, kerangka acuan, dan sikapnya. Cara manajer untuk berhubunan dan belajar dari lingkungan (termasuk masyarakat di lingkungan itu) adalah melalui informasi yang diterima dan dikirimkan. Dan cara manajer menerima dan mengirimkan informasi sebagian tergantung pada bagaimana hubungan mereka dengan dua pengirim informasi yang sangat penting, yaitu diri mereka sendiri dan orang lain.

Jumat, 29 November 2013

6 Jenis Narkoba Paling Populer Di Dunia



6 Jenis Narkoba Paling Populer Di Dunia - Berbagai jenis narkoba telah menghancurkan generasi bangsa ini, Tambah wawasan tentang pengertiannya, penjelasannya, gambarnya dan tentu saja akibatnya atau efeknya atau bahayanya dengan informasi di bawah ini. 


Dan sebagai orang tua jangan sampai ini terkena kepada putra-putri bapak ibu sekalian, dan untuk pembaca yang masih remaja diharapkan pada artikel  yang satu ini dapat mencegah saudara untuk tidak sampai terkena, karena jika sampai kena akan susah sekali sembuhnya. 

Dan berikut beberapa informasi Jenis Narkoba Paling Populer Di Dunia beserta dampaknya atau efeknya dari berbagai jenis yang kebanyakan berada di pasaran yang sedang menyerang masyarakat : 
1. Shabu
Jenis Shabu juga dikenal sebagai ice, ubas dan methamphetamine.Efeknya Untuk shabu-shabu biasanya hampir sama memberikan rasa gembira, yang sering terjadi orang pakai shabu-shabu kalau mendengar musik kepalanya jadi goyang-goyang seperti orang berdzikir,
Dampaknya, akibatnya, dan bahayanya yang ditimbulkan dapat mengalami urat saraf, perilaku abnormal, gangguan hati, ginjal, mudah bingung, senantiasa lapar dan susah tidur, mudah cemas dan marah.
2. Ekstasi
Jenis ini juga dikenal sebagai sebagai inex, enak, cui iin, flash, dolar, flipper, hammer.
Sedangkan efeknya yang muncul adalah rasa cemas berlebihan, depresi, paranoid, hilang sensitifitas, akal sehat dan kesadaran. Namun kematian bisa terjadi jika ada gangguan pembuluh darah jantung dan pecahnya pembuluh darah otak.
Dampaknya, akibatnya, dan bahayanya yang ditimbulkan berupa kerusakan ginjal, hati, otak, kehilangan ingatan dalam jangka waktu lama, menggigil, berkeringat, tidak mampu berpikir, melihat dan menyelaraskan fungsi tubuh.
3. Kokain
Jenis Kokain dikenal juga sebagai crack, daun koka, pasta koka.
Sedangkan efeknya adalah mudah marah, depresi, cemas, gelisah dan kehilangan gairah untuk melakukan sesuatu. Prof Samsuridjal menuturkan untuk kokain belum banyak penggunanya, tapi narkoba ini juga bisa merusak sel-sel otak.
Dampaknya, akibatnya, dan bahayanya memicu serangan jantung, stroke, gagal ginjal, perilaku agresif, gemetar berlebihan, pandangan kabur dan halusinasi.
4. Heroin
Jenis Heroin dikenal juga sebagai white, smack, junk, serbuk putih, medicine dan ubat.
"Orang yang sedang sakaw heroin ini bisa sakit sekali, muncul keringat dingin, badan terasa dingin, kadang kasian sekali kalau melihatnya. Jika sudah pakai heroin maka sakawnya hilang, tapi kalau pengaruhnya sudah habis maka sel-sel di otak akan minta lagi dan timbul sakaw, jadi seperti lingkaran setan," ujar Prof Samsuridjal menjelaskan efeknya kepada pengguna.
Dampaknya, akibatnya, dan bahayanya bisa menyebabkan detak jantung lemah, sesak napas, kerusakan paru-paru, ginjal, hati, sulit tidur, mata dan hidung berair, tremor, diare dan muntah.
5. Ganja
Jenis Ganja atau dikenal juga dengan istilah marijuana, cimeng, gelek atau hasis ini memiliki dampak berupa depresi dan paranoid, gangguan persepsi dan berpikir, gangguan keseimbangan tubuh dan sulit konsentrasi. "Ganja dapat membuat orang merasa segar, optimis,dan terkadang jadi berlebihan rasa gembiranya, banyak bicara dan lebih aktif. Tapi itu biasanya terjadi saat baru mulai memakai ganja, kalau dosisnya sudah tinggi tidak seperti itu lagi efeknya,".
6. Morfin
Sepeti kita tahu jenis morfin dalam dunia kedokteran sering dipakai sebagai obat penahan rasa sakit ataupun sebagai bahan pembiusan karena bekerja langsung pada sistem saraf pusat. Efeknya dari morfin adalah penurunan kesadaran, euforia, rasa kantuk, lesu dan penglihatan kabur.
Umumnya morfin menjadikan ketergantungan paling tinggi dibandingkan dengan jenis yang lain, dan pecandu dari morfin ini dilaporkan menderita insomnia serta mimpi buruk.
Semua jenis-jenis narkoba itu telah membuat generasi bangsa kita menjadi hancur total, satu-satunya yang diuntungkan hanyalah para pengedar saja. harap para pembaca sudah mengerti akan pengertiannya, penjelasannyadan tentu saja akibatnya atau efeknya atau bahayanya dengan informasi di bawah ini. Semoga artikel ini membantu orang-orang yang ingin terhindari dari penggunaan obat-obat terlarang, karena bagaimanapun juga jika sudah terkena akan sulit sekali keluar dari siksaannya.


‘Scopolamine’ Narkoba Paling Berbahaya di Dunia

‘Scopolamine’ Narkoba Paling Berbahaya di Dunia


Borrachero tree
Scopolamine dibuat dari pohon Borrachero ini (foto)
Sebuah obat bius yang dapat membuat seseorang menjadi zombie dan dapat menghapus ingatannya saat ini sedang beredar di jalanan Kolombia.
Obat ini disebut skopolamin, namun dalam bahasa sehari-hari dikenal sebagai ‘Devil Breath’ atau ‘Nafas Setan’, dan berasal dari suatu jenis pohon yang umum ke Amerika Selatan.
Ada begitu banyak cerita mengerikan seputar obat ini, dan menjadi legenda di perkotaan, beberapa kisah menceritakan bagaimana orang diperkosa, dipaksa mengosongkan rekening bank mereka, dan bahkan dipaksa menyerahkan organ akibat obat ini.
Ryan Duffy bepergian ke Kolombia untuk mengetahui lebih lanjut tentang obat tersebut. Dalam dua segmen, ia mengungkapkan budaya yang mengejutkan dari dunia narkoba Kolombia, mewawancarai orang-orang yang menangani narkoba tersebut dan mereka yang telah menjadi korban obat itu.
Demencia Black, seorang pengedar narkoba di ibu kota Kolombia, Bogota, mengatakan obat ini sangat menakutkan.
Dia mengatakan bahwa Skopolamin dapat ditiup kepada seorang pejalan kaki, dan dalam beberapa menit, orang itu sudah berada di bawah pengaruh obat, sebab skopolamin tidak berbau dan berasa.
“Anda dapat membimbing mereka kemana pun Anda inginkan. Seperti mereka masih anak-anak.” katanya.
Black mengatakan bahwa satu gram Skopolamin mirip dengan satu gram kokain, tetapi kemudian menyebut obat tersbeut ‘lebih buruk dari anthrax, dan dapat mematikan dalam dosis tinggi.
Obat tersebut, katanya, mengubah orang menjadi zombie dan memblok ingatan korban. Jadi, bahkan setelah obat habis, korban tidak memiliki ingatan tentang apa yang terjadi.
Salah satu korban mengatakan bahwa seorang pria mendekatinya di jalan memintanya untuk menunjukkan arah. Karena jaraknya dekat, ia membantu pria itu ke tujuan, dan mereka minum jus bersama-sama.
Dia membawa orang itu ke rumahnya dan membantunya mengumpulkan semua barang-barangnya, termasuk uang tabungan serta kamera pacarnya.
“Menyakitkan untuk kehilangan uang, tapi aku sebenarnya cukup beruntung.” tutur wanita tersebut.
Menurut British Journal of Clinical Pharmacology, obat yang juga dikenal sebagai hyoscine, menyebabkan tingkat kehilangan memori yang sama dengan diazepam.
Pada zaman dulu, obat itu diberikan kepada gundik pemimpin Kolombia yang mati, dimana mereka disuruh masuk kuburan tuan mereka dan dikubur hidup-hidup.
Di zaman modern, CIA menggunakan obat sebagai bagian dari interogasi saat Perang Dingin, dengan harapan menggunakannya seperti serum kebenaran. Namun, susunan kimiawi obat tersebut juga menyebabkan halusinasi yang kuat.
Pohon yang digunakan dalam pembuatan obat ini secara umum dapat ditemukan di Kolombia, dan disebut pohon ‘borrachero’, atau diterjemahkan sebagai ‘pohon yang membuat anda mabuk’.
[youtube ToQ8PWYnu04]

BAHAYA NARKOTIKA UNTUK KESEHATAN

Dewasa ini penyalahgunaan narkotika semakin meningkat tajam. Penggunaan narkoba sepertinya sudah menyerang banyak lini dalam kehidupan masyarakat kita. Entah itu generasi muda, para selebritis, tokoh masyarakat, para wakil rakyat juga ada yang terlibat dalam kasus narkoba ini.

Menurut WHO yang dimaksud dengan pengertian narkoba ini adalah suatu zat yang apabila dimasukkan ke dalam tubuh akan mempengaruhi fungsi fisik dan atau psikologi (kecuali makanan, air, atau oksigen). Sedangkan menurut aturan perundang-undangan kita Negara Indonesia narkotika ini juga sudah tercantum. Untuk itulah kita perlunya untuk waspada bahaya narkotika yang tidak boleh kita anggap remeh.

Bahaya Narkotika Narkoba

Yang dimaksud pengertian narkotika menurut Undang-Undang no 27 bahwa narkoba atau narkotika yang dimaksud ini adalah suatu zat atau pun obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis. Zat tersebut akan menyebabkan penurunan atau pun perubahan kesadaran, menghilangkan rasa, mengurangi hingga menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan / adiktif (kecanduan). Untuk itulah kita harus benar-benar mengetahui akan dampak dan bahaya narkoba itu sendiri.

Bahaya narkotika untuk kesehatan adalah yang terberat adalah efek ketergantungan obat nya itu sendiri. Karena dengan efek buruk yang ditimbulkan bagi para pecandu narkoba adalah keinginan untuk selalu memakainya secara berulang. Bila tidak memakainya kembali akan ada rasa sakit yang dialami para penderita dengan ketergantungan narkotika narkoba ini.

Narkoba atau narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain itu "narkoba"' istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan RI dikenal dengan istilah adalah NAPZA yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.

Penggunaan narkotika dalam bidang medis sebenarnya adalah legal untuk peruntukan pengobatan tertentu. Dan umumnya dipakai dalam rangka terapi karena senyawa-senyawa psikotropika yang terdapat di dalamnya dipakai untuk membius (anastesi) pasien saat hendak dilakukaan operasi (pembedahan) atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Hal ini juga harus dilakukan oleh pihak medis dengan menggunakan dosis dan cara pemakaian yang tepat. Sehingga bahaya narkotika harus kita sama-sama hindari.

Ada beberapa jenis macam narkoba diantaranya yaitu :
  1. Opium (candu)atau biasa dikenal dengan opiate. Opium merupakan candu kasar atau mentah yanmg didapat dari getah buah tanaman papaver samniterum yang dihisap / digores dan di biarkan mengering. Opium merupakan golongan narkotika alami yang sering digunakan dengan cara dihisap.
  2. Morpin. Jenis obat narkotika ini adalah zat aktif yang diperoleh dari candu melalui pengolahan secara kimia. Cara penggunaanya disuntikan ke tubuh (injeksi).
  3. Putaw Heroin. Golongan narkoba sejenis ini akan lebih mudah menembus otak sehingga lebih kuat dari morfin itu sendiri.
  4. Kanabis (Ganja). Inilah yang seringkali menjadi kasus narkoba yang paling banyak diberitakan dan menyerang semua kalangan di masyarakat kita. Ganja adalah merupakan jenis tanaman kanabis yang biasanya dipotong, dikeringkan, dipotong kecil – kecil dan digulung untuk dijadikan rokok yang disebut joints.
Ada hal beberapa hal yang dapat kita lakukan dalam rangka pencegahan penyalahgunaan narkoba yaitu :
  • Mendapatkan informasi yang tepat dan benar mengenai bahaya narkoba dan narkotika ini dari orang-orang yang berkecimpung dalam dunia kesehatan atau juga organisasi atau ormas yang memperjuangkan untuk menghindari penggunaan obat-obatan terlarang.
  • Mengetahui bahwa Islam dan agama ini melarang dan mengharamkan narkoba.
  • Mempunyai visi misi hidup yang baik dan jauh dari narkotika.
  • Lingkungan pergaulan yang baik.
  • Melakukan berbagai macam jenis aktifitas yang positif yang bisa untuk menjadi lebih mandiri, percaya diri, serta menyalurkan hobi secara berprestasi.
- See more at: http://cardiacku.blogspot.com/2013/02/bahaya-narkotika-untuk-kesehatan.html#sthash.GcDoX4SM.dpuf

Ketua Geng Narkoba Dunia Ternyata Model Cantik

Ketua Geng Narkoba Dunia Ternyata Model Cantik


Di balik paras menawan dan keseksiannya, Angie Sanselmente Valencia, model pakaian dalam, sukses menyembunyikan peran sentralnya sebagai dedengkot geng narkoba terbesar di dunia. Kini wanita 30 tahun tersebut menjadi buron interpol. Daftar cekal internasional telah diterbitkan untuk mengejar wanita yang lihai berpose syur ini.

Valencia disinyalir merekrut wanita-wanita cantik untuk dimanfaatkan sebagai kurir narkoba ke Eropa dan Amerika Utara. Sebagian dari mereka diyakini berprofesi sebagai model pakaian dalam dan model kelas atas yang pernah menjadi peserta kontes ratu kecantikan. Valencia menyebut kurir-kurir itu sebagai “para malaikat cantik yang tidak pernah dicurigai”. Para kurir cantik itu dibayar GBP 1.300 (Rp18,6 juta) untuk membawa tas berisi kokain dari Kolombia ke Cancun, Meksiko, setiap hari.

Berbekal pesona lahiriah dan beberapa di antaranya dikenal sebagai publik figur, dengan mudah mereka lolos dari pemeriksaan di bandara. Saat ini peredaran jaringan narkoba Valencia telah mencapai Eropa. polisi menduga Valencia bersembunyi di suatu tempat di Meksiko atau Argentina. Sindikat narkobanya baru terungkap tahun lalu setelah orang suruhannya tertangkap dan bernyanyi kepada polisi karena ketahuan membawa 55 kilogram kokain di Bandara Buenos Aires. Kurir 21 tahun itu baru mengaku setelah diinterogasi selama 12 jam.


 

Dari keterangan wanita muda tersebut, polisi kemudian menangkap tiga kurir lain yang juga direkrut Valencia. Polisi saat ini menyelidiki keterlibatan oknum petugas bandara dalam jaringan narkoba Valencia. Setelah penangkapan itu, Valencia dilaporkan menghilang dari sebuah kamar hotel bintang empat di Buenos Aires. Tapi dia tetap diyakini berada di wilayah Amerika Selatan.

Polisi meyakini pemenang kontes kecantikan itu berhenti dari dunia model dan menanggalkan kewarganegaraan Kolombia dan beralih menjadi warga Argentina demi membangun jaringan narkobanya tahun lalu. Polisi mencoba mengikuti jejaknya melalui anjing Pomeranian miliknya. Namun, jejak tersebut hanya menuju ke sebuah gudang kosong yang sudah ditinggal penghuninya. Valencia pernah dianugerahi mahkota sebagai Putri Kopi Kolombia pada 2000. Dia diketahui pecah kongsi dengan bos geng narkoba Meksiko yang biasa dikenal dengan sebutan The Monster. Kini geng lamanya itu menjadi rival jaringan narkoba pimpinan Valencia.

24 Narkotika Jenis Baru Ditemukan di Indonesia

24 Narkotika Jenis Baru Ditemukan di Indonesia

Pemimpin Redaksi Suara Pembaruan Primus Dorimulu bersama Koordinator Kelompok Ahli BNN Ahwil Lutan (kiri) memberikan sambutan pembuka pada acara diskusi dengan tema "Substansi Psikoaktif Baru atau New Psychoactive Substances (NPS) dan Bagaimana Antisipasi Penyalahgunaanya ?" di Gedung BeritaSatu Plaza, Jakarta, Kamis (28/11).
Pemimpin Redaksi Suara Pembaruan Primus Dorimulu bersama Koordinator Kelompok Ahli BNN Ahwil Lutan (kiri) memberikan sambutan pembuka pada acara diskusi dengan tema "Substansi Psikoaktif Baru atau New Psychoactive Substances (NPS) dan Bagaimana Antisipasi Penyalahgunaanya ?" di Gedung BeritaSatu Plaza, Jakarta, Kamis (28/11). (sumber: Suara Pembaruan)
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) tengah membahas penemuan ratusan psikotropika jenis baru yang diharapkan dapat diatur dalam undang-undang (UU) sehingga tidak dijadikan celah bagi pengguna untuk lolos dari jeratan hukum.
Sebanyak 24 psikotropika jenis baru telah ditemukan di Indonesia dari total 251 jenis narkotika yang diterima Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dari laporan seluruh dunia.
Ke-24 jenis psikotropika tersebut belum terdapat dalam daftar lampiran di UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika. Karenanya, hal itu seolah menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengedarkannya lebih jauh di Indonesia.
"Ini terus bertambah setiap hari, ada 24 jenis (psikotropika baru) hanya untuk di Indonesia. Kalau dilihat dalam daftar lampiran tidak ada, sehingga ini dipakai untuk celah," ujar Konsultan Ahli BNN Ahwil Lutan dalam acara Focus Group Discussion bertema "Substansi Psikoaktif Baru Bagaimana Antisipasi dan Penanggulangannya", di Gedung BeritaSatu Plaza, Jakarta Selatan, Kamis (28/11).
Ahwil juga menyebutkan, dalam daftar International Narcotic Control Board (INCB) sudah terdapat 236 jenis psikotropika baru yang terdaftar secara resmi dari seluruh dunia.
Sementara dari temuan terbaru yang sudah jelas yakni dari United Nation Office on Drugs and Crime (UNODC) terdapat 251 jenis psikotropika baru dari seluruh dunia.
Sementara untuk 24 jenis psikotropika jenis baru di Indonesia, yang terakhir ditemukan adalah jenis katilon yang berasal dari induk katinon.
Jenis tersebut seperti yang telah ditemukan pada kasus narkoba yang menimpa aktor muda Raffi Ahmad.
"Yang terakhir ditemukan dan dipakai dan belum ada jenisnya masuknya daftar katinon induknya. Katilon. Jadi itu sebetulnya reaksi kimia bisa berubah," terang Ahwil.
Mantan Duta Besar Indonesia untuk Meksiko pada tahun 2002-2006 ini mengatakan, 24 jenis baru yang sudah ditemukan di Indonesia ini tidak terlalu banyak.
Masih banyak kemungkinan lain dari jenis psikotropika tersebut karena akan terus berkembang.
Ia menyebutkan, banyak kasus yang ditemukan para pengguna tidak bisa dihukum dikarenakan jenis yang digunakan tersebut tidak ada dalam UU.
Dengan demikian, perlu ada aturan mengenai psikotropika jenis baru ini, baik dituangkan dalam Peraturan Menteri (Permen) dalam hal ini adalah Menteri Kesehatan (Menkes), maupun UU.
"Daftar ini tidak terlalu banyak. Ada celah yang bisa kita lakukan, tugas ini bisa dipegang oleh Menkes. Ketentuan mengenai perubahan penggolongan narkotika dapat diatur Permen, tidak perlu ubah UU," kata Ahwil.
Ahwil menuturkan, pihaknya saat ini tengah mendorong Menkes agar UU tidak memiliki celah dan harus dimanfaatkan untuk penemuan jenis psikotropika baru ini. Seperti yang sudah tercantum dalam daftar UU no 35 tahun 2009.
"Kalau dibiarkan ini berbahaya karena sebuah negara sudah mulai ke sini konsentrasinya. Apalagi Indonesia ini pasar paling empuk," katanya.
Ahwil menjelaskan, Indonesia dijadikan pasar empuk atas berbagai faktor. Diantaranya adalah jumlah penduduk yang mencapai 250 juta, lautan yang terbuka, pintu masuk yang banyak, serta pendapatan masyarakat yang sudah mencapai 3.500 dolar.
"Daya belinya ada. Dulu kita tidak jadi pasar. Mereka mencari pasar mana yang bisa lolos karena melihat juga trend di masyarakat dan gaya hidupnya," terangnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPR Pieter C. Zulkifli menilai jika BNN dan Polri kurang sejalan dengan semangat pemberantasan narkoba di Indonesia. Ia melihat terjadi kompetisi yang tidak sehat diantara keduanya.
Namun, menurutnya, peredaran narkotika jenis baru juga menimbulkan permasalahan baru dalam upaya pencegahan narkoba.
"Jadi perlu ada upaya komprehensif dan berkesinambungan dalam memeranginya," katanya.
Ia mengatakan, kendala utama pemberantasan narkoba juga mengenai faktor ketersediaan perangkat hukum seperti UU hingga peraturan lainnya.

Indonesia Jadi Pasar Narkoba Jenis Baru 'Yaba'

Indonesia Jadi Pasar Narkoba Jenis Baru 'Yaba'

Yaba memiliki efek yang dashyat untuk meningkatkan energi.


Polda Metro Jaya rilis narkoba
Polda Metro Jaya rilis narkoba (VIVAnews/Taufik Rahadian)
Herypoetrarm - Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nugroho Aji, mengatakan berdasarkan keterangan sindikat narkoba internasional yang berhasil diamankan kepolisian, Indonesia adalah sasaran empuk peredaran narkotika jenis baru, Yaba.

"Mereka menilai, Indonesia adalah pangsa besar dan bagus untuk mengedarkan Yaba," kata Nugroho saat dihubungi VIVAnews di Jakarta, Rabu 27 November 2013.

Meski alasan para sindikat tak diketahui pasti, ada kemungkinan, kata Nugroho, Yaba memiliki efek yang dashyat untuk meningkatkan energi. Menurutnya Yaba adalah narkotika yang beredar di Thailand dan Myanmar. Yaba biasa digunakan para pekerja di China.

"Yaba digunakan oleh pekerja untuk meningkatkan stamina. Efeknya (halusinasi) justru lebih keras atau berbahaya dibandingkan ekstasi, karena dapat merusak otak," ujar Nugroho.

Barang haram yang masuk Golongan I itu masuk ke Indonesia melalui China, menuju Kuala Lumpur, ke Johor, Aceh, lalu dikirim ke Jakarta menggunakan jalur darat (bus).
Sesampainya di Jakarta, Yaba dalam bentuk bubuk itu pun dicetak dalam  bentuk pil dengan warna biru, kuning, merah jambu, dan putih.

"Yaba masuk ke kota-kota besar dan diedarkan di tempat hiburan, dan dijual dengan harga Rp400ribu per pil," ucapnya. (umi)

Narkoba Jenis Baru Asal Rusia yang Memiliki Effek Paling Mengerikan di Dunia

KROKODIL - Narkoba Jenis Baru Asal Rusia yang Memiliki Effek Paling Mengerikan di Dunia

Beginilah mengerikannya effek dari Krokodil bagi pengguna
Narkoba memang sudah terbukti mengakibatkan berbagai efek mematikan bagi pecandunya, tapi mungkin tidak ada yang seganas narkoba asal rusia ini, Krokodil adalah zat adiktif mengerikan yang akan merubah pecandunya menjadi mayat hidup yang berjalan.

Sebagai negara yang memiliki pengguna heroin terbanyak di dunia, Rusia dapat dibilang cukup berhasil dalam memerangi peredaran heroin yang biasanya berasal dari Afghanistan. Berkat operasi yang intensif dan usaha yang serius dari pemerintah, kini obat-obatan terlarang itu semakin sulit untuk ditemui di Rusia, dan itu tentu saja hal yang baik, tapi di balik itu semua, para pecandu yang semakin kesulitan mendapatkan heroin -karena semakin langkanya dan juga semakin melambungnya harga heroin- berupaya mencari pengganti bubuk putih itu. Dari sinilah kebanyakan dari mereka lalu berkenalan dengan obat terlarang “home-made” bernama krokodil. Harganya yang murah menjadikan krokodil sebagai obat-obatan populer di kalangan para junkies, terutama mereka dengan kondisi fiskal yang minim.

Nama krokodil diambil dari reptil besar yang dalam bahasa Inggrisnya bernama crocodile, atau dalam bahasa Indonesia kita kenal dengan buaya. Mengapa dinamakan demikian? Hal ini dikarenakan para pecandu yang menggunakan krokodil pada kulitnya akan ditemukan sisik-sisik seperti buaya, bahkan pecandu yang belum lama menggunakan obat inipun sudah dapat dicirikan dengan tanda berupa bagian-bagian tubuh yang bersisik dan membusuk.

Pembusukan kaki higga terputus
Obat ini keras, sangat-sangat keras, jika pecandu menyuntikan jarum suntik berisi krokodil dan cairan tersebut tidak masuk ke pembuluh darah, bengkak berisi nanah akan segera terlihat.

Jika hal itu masih belum cukup mengerikan buatmu, maka perlu kamu ketahui bahwa penggunanya yang sudah parah akan mengalami sebuah kejadian yang akan membuat orang lain bergidik melihat kondisinya. Daging beserta kulitnya akan jatuh bagaikan meleleh dari tubuhnya, menyisakan lobang besar menganga di bagian-bagian tubuh yang membusuk. Tulang putih penderitanya dapat terlihat dengan jelas di tengah luka yang lebih tampak seperti telah dicabik atau digigit oleh hewan buas. Mereka, pada dasarnya adalah jasad manusia yang masih hidup namun telah membusuk. Tubuhnya akan terus membusuk hingga mereka tidak dapat bergerak lagi dan mati dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

Fotografi dari pecandu krokodil akan memperlihatkan pemandangan yang dapat membuat kamu mual karena begitu ekstrimnya keadaan mereka. Para pecandu krokodil juga dapat dikenali dengan bau khasnya. Tubuh mereka akan memancarkan bau Iodine yang kuat, bahkan dokter penanggulangan obat-obatan berbahaya di Rusia mengatakan tak ada cara untuk menyingkirkan bau tersebut selain dengan membakar baju yang telah mereka gunakan.

Hal yang paling memprihatinkan adalah tingkat perkembangan pecandu obat ini di masyarakat. Diperkirakan ada 100 ribu orang Rusia yang kecanduan obat mengerikan ini. Dan itu artinya Rusia akan memiliki 100 ribu mayat hidup dan akan terus bertambah apabila peredaran obat ini tidak segera dihentikan.

Tayangan youtube dibawah ini sangat membuat tidak nyaman. Jangan dibuka kalau anda tidak sanggup melihat pecandu krokodil, manusia hidup tapi memiliki bagian-bagian tubuh yang sudah membusuk. Anda membutuhkan akun google sebagai verifikasi usia karena Youtube memproteksi video ini.
DISCLAIMER : saya hanya ingin memberikan contoh kalau bahan pembuat krokodil mudah didapat, bukan ingin mendiskreditkan produsen tertentu. Penggunaan bahan kimia dan obat ini masih aman selama dalam dosis dan tujuan yang tepat.

Bahan…
a. Codexxx
b. Forxxx
c. Tropicaxxx
d. Premium
e. Iodxxx
(takut pada coba coba)…

Bayangkan saja bahan-bahan itu akhirnya disuntikkan dalam tubuh anda.

Efek dan dampak negatif mengkonsumsi NARKOBA

 


NARKOTIKA dan obat terlarang serta zat adiktif / psikotropika dapat menyebabkan efek dan dampak negatif bagi pemakainya. Danmpak yang negatif itu sudah pasti merugikan dan sangat buruk efeknya bagi kesehatan mental dan fisik.

Dampak Tidak Langsung Narkoba Yang Disalahgunakan adalah :
1. Akan banyak uang yang dibutuhkan untuk penyembuhan dan perawatan kesehatan pecandu jika tubuhnya rusak digerogoti zat beracun.
2. Dikucilkan dalam masyarakat dan pergaulan orang baik-baik. Selain itu biasanya tukang candu narkoba akan bersikap anti sosial.
3. Keluarga akan malu besar karena punya anggota keluarga yang memakai zat terlarang.
4. Kesempatan belajar hilang dan mungkin dapat dikeluarkan dari sekolah atau perguruan tinggi alias DO / drop out.
5. Tidak dipercaya lagi oleh orang lain karena umumnya pecandu narkoba akan gemar berbohong dan melakukan tindak kriminal.
6. Dosa akan terus bertambah karena lupa akan kewajiban Tuhan serta menjalani kehidupan yang dilarang oleh ajaran agamanya.
7. Bisa dijebloskan ke dalam tembok derita / penjara yang sangat menyiksa lahir batin.

dan Dampak Langsung Narkoba Bagi Jasmani / Tubuh Manusia :
1. Gangguan pada jantung
2. Gangguan pada hemoprosik
3. Gangguan pada traktur urinarius
4. Gangguan pada otak
5. Gangguan pada tulang
6. Gangguan pada pembuluh darah
7. Gangguan pada endorin
8. Gangguan pada kulit
9. Gangguan pada sistem syaraf
10. Gangguan pada paru-paru
11. Gangguan pada sistem pencernaan
12. Dapat terinfeksi penyakit menular berbahaya seperti HIV AIDS, Hepatitis, Herpes, TBC, dll.
13. Dan banyak dampak lainnya yang merugikan badan manusia.

dan Dampak Langsung Narkoba Bagi Kejiwaan / Mental Manusia
1. Menyebabkan depresi mental.
2. Menyebabkan gangguan jiwa berat / psikotik.
3. Menyebabkan bunuh diri
4. Menyebabkan melakukan tindak kejehatan, kekerasan dan pengrusakan.

Efek depresi bisa ditimbulkan akibat kecaman keluarga, teman dan masyarakat atau kegagalan dalam mencoba berhenti memakai narkoba. Namun orang normal yang depresi dapat menjadi pemakai narkoba karena mereka berpikir bahwa narkoba dapat mengatasi dan melupakan masalah dirinya, akan tetapi semua itu tidak benar.

Upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar, sudah seyogianya menjadi tanggung jawab kita bersama. Dalam hal ini semua pihak termasuk orang tua, guru, dan masyarakat harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak-anak kita.

Adapun upaya-upaya yang lebih kongkret yang dapat kita lakukan adalah melakukan kerja sama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba, atau mungkin mengadakan razia mendadak secara rutin.

Kemudian pendampingan dari orang tua siswa itu sendiri dengan memberikan perhatian dan kasih sayang.
Pihak sekolah harus melakukan pengawasan yang ketat terhadap gerak-gerik anak didiknya, karena biasanya penyebaran (transaksi) narkoba sering terjadi di sekitar lingkungan sekolah.
Yang tak kalah penting adalah, pendidikan moral dan keagamaan harus lebih ditekankan kepada siswa.
Karena salah satu penyebab terjerumusnya anak-anak ke dalam lingkaran setan ini adalah kurangnya pendidikan moral dan keagamaan yang mereka serap, sehingga perbuatan tercela seperti ini pun, akhirnya mereka jalani.
Oleh sebab itu, mulai saat ini, kita selaku pendidik, pengajar, dan sebagai orang tua, harus sigap dan waspada, akan bahaya narkoba yang sewaktu-waktu dapat menjerat anak-anak kita sendiri. Dengan berbagai upaya tersebut di atas, mari kita jaga dan awasi anak didik kita, dari bahaya narkoba tersebut, sehingga harapan kita untuk menelurkan generasi yang cerdas dan tangguh di masa yang akan datang dapat terealisasikan dengan baik
DAMPAK FISIK
Adaptasi biologis tubuh kita terhadap penggunaan narkoba untuk jangka waktu yang lama bisa dibilang cukup ekstensif, terutama dengan obat-obatan yang tergolong dalam kelompok downers. Tubuh kita bahkan dapat berubah begitu banyak hingga sel-sel dan organ-organ tubuh kita menjadi tergantung pada obat itu hanya untuk bisa berfungsi normal.
Salah satu contoh adaptasi biologis dapat dilihat dengan alkohol. Alkohol mengganggu pelepasan dari beberapa transmisi syaraf di otak. Alkohol juga meningkatkan cytocell dan mitokondria yang ada di dalam liver untuk menetralisir zat-zat yang masuk. Sel-sel tubuh ini menjadi tergantung pada alcohol untuk menjaga keseimbangan baru ini.
Tetapi, bila penggunaan narkoba dihentikan, ini akan mengubah semua susunan dan keseimbangan kimia tubuh. Mungkin akan ada kelebihan suatu jenis enzym dan kurangnya transmisi syaraf tertentu. Tiba-tiba saja, tubuh mencoba untuk mengembalikan keseimbangan didalamnya. Biasanya, hal-hal yang ditekan/tidak dapat dilakukan tubuh saat menggunakan narkoba, akan dilakukan secara berlebihan pada masa Gejala Putus Obat (GPO) ini.
Misalnya, bayangkan efek-efek yang menyenangkan dari suatu narkoba dengan cepat berubah menjadi GPO yang sangat tidak mengenakkan saat seorang pengguna berhenti menggunakan narkoba seperti heroin/putaw. Contoh: Saat menggunakan seseorang akan mengalami konstipasi, tetapi GPO yang dialaminya adalah diare, dll.
GPO ini juga merupakan ‘momok’ tersendiri bagi para pengguna narkoba. Bagi para pecandu, terutama, ketakutan terhadap sakit yang akan dirasakan saat mengalami GPO merupakan salah satu alasan mengapa mereka sulit untuk berhenti menggunakan narkoba, terutama jenis putaw/heroin. Mereka tidak mau meraskan pegal, linu, sakit-sakit pada sekujur tubuh dan persendian, kram otot, insomnia, mual, muntah, dll yang merupakan selalu muncul bila pasokan narkoba kedalam tubuh dihentikan.
Selain ketergantungan sel-sel tubuh, organ-organ vital dalam tubuh seperti liver, jantung, paru-paru, ginjal,dan otak juga mengalami kerusakan akibat penggunaan jangka panjang narkoba. Banyak sekali pecandu narkoba yang berakhiran dengan katup jantung yang bocor, paru-paru yang bolong, gagal ginjal, serta liver yang rusak. Belum lagi kerusakan fisik yang muncul akibat infeksi virus {Hepatitis C dan HIV/AIDS} yang sangat umum terjadi di kalangan pengguna jarum suntik.
Dampak positif narkotika bagi kehidupan manusia
Walaupun begitu, setiap kehidupan memiliki dua sisi mata uang. Di balik dampak negatif, narkotika juga memberikan dampak yang positif. Jika digunakan sebagaimana mestinya, terutama untuk menyelamatkan jiwa manusia dan membantu dalam pengobatan, narkotika memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Berikut dampak positif narkotika:
1. Opioid
Opioid atau opium digunakan selama berabad-abad sebagai penghilang rasa sakit dan untuk mencegah batuk dan diare.
2. Kokain
Daun tanaman Erythroxylon coca biasanya dikunyah-kunyah untuk mendapatkan efek stimulan, seperti untuk meningkatkan daya tahan dan stamina serta mengurangi rasa lelah.
3. Ganja (ganja/cimeng)
Orang-orang terdahulu menggunakan tanaman ganja untuk bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya sangat kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai bahan pembuat minyak.
DAMPAK MENTAL
Selain ketergantungan fisik, terjadi juga ketergantungan mental. Ketergantungan mental ini lebih susah untuk dipulihkan daripada ketergantungan fisik. Ketergantungan yang dialami secara fisik akan lewat setelah GPO diatasi, tetapi setelah itu akan muncul ketergantungan mental, dalam bentuk yang dikenal dengan istilah ‘sugesti’. Orang seringkali menganggap bahwa sakaw dan sugesti adalah hal yang sama, ini adalah anggapan yang salah. Sakaw bersifat fisik, dan merupakan istilah lain untuk Gejala Putus Obat, sedangkan sugesti adalah ketergantungan mental, berupa munculnya keinginan untuk kembali menggunakan narkoba. Sugesti ini tidak akan hilang saat tubuh sudah kembali berfungsi secara normal.
Sugesti ini bisa digambarkan sebagai suara-suara yang menggema di dalam kepala seorang pecandu yang menyuruhnya untuk menggunakan narkoba. Sugesti seringkali menyebabkan terjadinya 'perang' dalam diri seorang pecandu, karena di satu sisi ada bagian dirinya yang sangat ingin menggunakan narkoba, sementara ada bagian lain dalam dirinya yang mencegahnya. Peperangan ini sangat melelahkan... Bayangkan saja bila Anda harus berperang melawan diri Anda sendiri, dan Anda sama sekali tidak bisa sembunyi dari suara-suara itu karena tidak ada tempat dimana Anda bisa sembunyi dari diri Anda sendiri... dan tak jarang bagian dirinya yang ingin menggunakan narkoba-lah yang menang dalam peperangan ini. Suara-suara ini seringkali begitu kencang sehingga ia tidak lagi menggunakan akal sehat karena pikirannya sudah terobsesi dengan narkoba dan nikmatnya efek dari menggunakan narkoba. Sugesti inilah yang seringkali menyebabkan pecandu relapse. Sugesti ini tidak bisa hilang dan tidak bisa disembuhkan, karena inilah yang membedakan seorang pecandu dengan orang-orang yang bukan pecandu. Orang-orang yang bukan pecandu dapat menghentikan penggunaannya kapan saja, tanpa ada sugesti, tetapi para pecandu akan tetap memiliki sugesti bahkan saat hidupnya sudah bisa dibilang normal kembali. Sugesti memang tidak bisa disembuhkan, tetapi kita dapat merubah cara kita bereaksi atau merespon terhadap sugesti itu.
Dampak mental yang lain adalah pikiran dan perilaku obsesif kompulsif, serta tindakan impulsive. Pikiran seorang pecandu menjadi terobsesi pada narkoba dan penggunaan narkoba. Narkoba adalah satu-satunya hal yang ada didalam pikirannya. Ia akan menggunakan semua daya pikirannya untuk memikirkan cara yang tercepat untuk mendapatkan uang untuk membeli narkoba. Tetapi ia tidak pernah memikirkan dampak dari tindakan yang dilakukannya, seperti mencuri, berbohong, atau sharing needle karena perilakunya selalu impulsive, tanpa pernah dipikirkan terlebih dahulu.
Ia juga selalu berpikir dan berperilaku kompulsif, dalam artian ia selalu mengulangi kesalahan-kesalahan yang sama. Misalnya, seorang pecandu yang sudah keluar dari sebuah tempat pemulihan sudah mengetahui bahwa ia tidak bisa mengendalikan penggunaan narkobanya, tetapi saat sugestinya muncul, ia akan berpikir bahwa mungkin sekarang ia sudah bisa mengendalikan penggunaannya, dan akhirnya kembali menggunakan narkoba hanya untuk menemukan bahwa ia memang tidak bisa mengendalikan penggunaannya! Bisa dikatakan bahwa dampak mental dari narkoba adalah mematikan akal sehat para penggunanya, terutama yang sudah dalam tahap kecanduan. Ini semua membuktikan bahwa penyakit adiksi adalah penyakit yang licik, dan sangat berbahaya.
DAMPAK EMOSIONAL
Narkoba adalah zat-zat yang mengubah mood seseorang (mood altering substance). Saat menggunakan narkoba, mood, perasaan, serta emosi seseorang ikut terpengaruh. Salah satu efek yang diciptakan oleh narkoba adalah perubahan mood. Narkoba dapat mengakibatkan ekstrimnya perasaan, mood atau emosi penggunanya. Jenis-jenis narkoba tertentu, terutama alkohol dan jenis-jenis narkoba yang termasuk dalam kelompok uppers seperti Shabu-shabu, dapat memunculkan perilaku agresif yang berlebihan dari si pengguna, dan seringkali mengakibatkannya melakukan perilaku atau tindakan kekerasan. Terutama bila orang tersebut pada dasarnya memang orang yang emosional dan bertemperamen panas.
Ini mengakibatkan tingginya domestic violence dan perilaku abusive dalam keluarga seorang alkoholik atau pengguna Shabu-shabu. Karena pikiran yang terobsesi oleh narkoba dan penggunaan narkoba, maka ia tidak akan takut untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap orang-orang yang mencoba menghalaginya untuk menggunakan narkoba. Emosi seorang pecandu narkoba sangat labil dan bisa berubah kapan saja. Satu saat tampaknya ia baik-baik saja, tetapi di bawah pengaruh narkoba semenit kemudian ia bisa berubah menjadi orang yang seperti kesetanan, mengamuk, melempar barang-barang, dan bahkan memukuli siapapun yang ada di dekatnya. Hal ini sangat umum terjadi di keluarga seorang alkoholik atau pengguna Shabu-shabu. Mereka tidak segan-segan memukul istri atau anak-anak bahkan orangtua mereka sendiri. Karena melakukan semua tindakan kekerasan itu di bawah pengaruh narkoba, maka terkadang ia tidak ingat apa yang telah dilakukannya.
Saat seseorang menjadi pecandu, ada suatu kepribadian baru yang muncul dalam dirinya, yaitu kepribadian pecandu atau kepribadian si junkie. Kepribadian yang baru ini tidak peduli terhadap orang lain, satu-satunya hal yang penting baginya adalah bagaimana cara agar ia tetap bisa terus menggunakan narkoba. Ini sebabnya mengapa ada perubahan emosional yang tampak jelas dalam diri seorang pecandu. Seorang anak yang tadinya selalu bersikap manis, sopan, riang, dan jujur berubah total mejadi seorang pecandu yang brengsek, pemurung, penyendiri, dan jago berbohong dan mencuri.
Adiksi terhadap narkoba membuat seseorang kehilangan kendali terhadap emosinya. Seorang pecandu acapkali bertindak secara impuls, mengikuti dorongan emosi apapun yang muncul dalam dirinya. Dan perubahan yang muncul ini bukan perubahan ringan, karena pecandu adalah orang-orang yang memiliki perasaan dan emosi yang sangat mendalam. Para pecandu seringkali diselimuti oleh perasaan bersalah, perasaan tidak berguna, dan depresi mendalam yang seringkali membuatnya berpikir untuk melakukan tindakan bunuh diri.
Perasaan-perasaan ini pulalah yang membuatnya ingin terus menggunakan, karena salah satu efek narkoba adalah mematikan perasaan dan emosi kita. Di bawah pengaruh narkoba, ia dapat merasa senang dan nyaman, tanpa harus merasakan perasaan-perasaan yang tidak mengenakkan. Tetapi… perasaan-perasaan ini tidak hilang begitu saja, melainkan ‘terkubur hidup-hidup’ di dalam diri kita. Dan saat si pecandu berhenti menggunakan narkoba, perasaan-perasaan yang selama ini ‘mati’ atau ‘terkubur’ dalam dirinya kembali bangkit, dan di saat-saat seperti inilah pecandu membutuhkan suatu program pemulihan, untuk membantunya menghadapi dan mengatasi perasaan-perasaan sulit itu.
Satu hal juga yang perlu diketahui adalah bahwa salah satu dampak buruk narkoba adalah mengakibatkan pecandu memiliki suatu retardasi mental dan emosional. Contoh seorang pecandu berusia 16 tahun saat ia pertama kali menggunakan narkoba, dan saat ia berusia 26 tahun ia berhenti menggunakan narkoba. Memang secara fisik ia berusia 26 tahun, tetapi sebenarnya usia mental dan emosionalnya adalah 16 tahun. Ada 10 tahun yang ‘hilang’ saat ia menggunakan narkoba. Ini juga sebabnya mengapa ia tidak memiliki pola pikir dan kestabilan emosi seperti layaknya orang-orang lain seusianya.
DAMPAK SPIRITUAL
Adiksi terhadap narkoba membuat seorang pecandu menjadikan narkoba sebagai prioritas utama didalam kehidupannya. Narkoba adalah pusat kehidupannya, dan semua hal/aspek lain dalam hidupnya berputar di sekitarnya. Tidak ada hal lain yang lebih penting daripada narkoba, dan ia menaruh kepentingannya untuk menggunakan narkoba di atas segala-galanya. Narkoba menjadi jauh lebih penting daripada istri, suami, pacar, anak, orangtua, sekolah, pekerjaan, dll.
Ia berhenti melakukan aktivitas-aktivitas yang biasa ia lakukan sebelum ia tenggelam dalam penggunaan narkobanya. Ia tidak lagi melakukan hobi-hobinya, menjalani aktivitas normal seperti sekolah, kuliah, atau bekerja seperti biasa, bila sebelumnya ia termasuk rajin beribadah bisa dipastikan ia akan menjauhi kegiatan yang satu ini, apalagi dengan khotbah agama yang selalu didengar bahwa orang-orang yang menggunakan narkoba adalah orang-orang yang berdosa.
Ini menyebabkan pecandu seringkali hidup tersolir, ia hidup dalam dunianya sendiri dan mengisolasi dirinya dari dunia luar, yaitu dunia yang tidak ada hubungannya dengan narkoba. Ia menjauhi keluarga dan teman-teman lamanya, dan mencari teman-teman baru yang dianggap sama dengannya, yang dianggap dapat memahaminya dan tidak akan mengkuliahinya tentang penggunaan narkobanya.
Narkoba dianggap sebagai sahabat yang selalu setia menemaninya. Orangtua bisa memarahinya, teman-teman mungkin menjauhinya, pacar mungkin memutuskannya, bahkan Tuhan mungkin dianggap tidak ada, tetapi narkoba selalu setia dan selalu dapat memberikan efek yang diinginkannya…
Secara spiritual, Narkoba adalah pusat hidupnya, dan bisa dikatakan menggantikan posisi Tuhan. Adiksi terhadap narkoba membuat penggunaan narkoba menjadi jauh lebih penting daripada keselamatan dirinya sendiri. Ia tidak lagi memikirkan soal makan, tertular penyakit bila sharing needle, tertangkap polisi, dll.
Adiksi adalah penyakit yang mempengaruhi semua aspek hidup seorang manusia, dan karenanya harus disadari bahwa pemulihan bagi seorang pecandu tidak hanya bersifat fisik saja, tetapi juga harus mencakup ketiga aspek lainnya sebelum pemulihan itu dapat dianggap sebagai suatu pemulihan yang sebenarnya.